Walikota Pariaman Buka Raker Jelang Pelaksaan MTQ Ke-37 di Aula Balaikota

Foto : Walikota H. Mukhlis Rahman (tengah) didampingi Wawako H. Genius Umar (kiri) dan Kabid Penerangan Agama Islam Zakat dan Wakaf, H. Maswar (kanan) ketika rapat kerja tim jelang pelaksanaan MTQ ke-37 tingkat Sumatera Barat di Kota Pariaman.

KOTA PARIAMAN, Kepritoday.com – Walikota Pariaman, H. Mukhlis Rahman, Senin (6/2), membuka secara langsung kegiatan rapat kerja tim jelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-37 tingkat Sumatera Barat di Aula Balaikota Pariaman. Dimana Kota Pariaman akan menjadi tuan rumah MTQ ini.

Rapat di ikuti oleh Sekdako Pariaman Indra Sakti, Kakenmenag Kota Pariaman, Muhamad Nur dengan dihadiri Staf Perwakilan Gubernur Sumbar, Karimis, Kakanwil Kemenag Sumbar diwakili Kabid Penerangan Agama Islam Zakat dan Wakaf, Maswar serta Perwakilan Polres dan Kodim 0308 Pariaman, Pimpinan SKPD Pemkot Pariaman, Jajaran Kemenag Kota Pariaman.

Pada kesempatan tersebut, H. Mukhlis Rahman menuturkan persiapan pelaksanaan MTQ ini harus benar-benar dilakukan dengan baik, mulai dari tempat hingga persiapan pelaksanaan acara dengan kejelasan pembagian tugas selama MTQ berlangsung, dan Kota Pariaman secara kepanitiaan harus siap sukseskan MTQ ini.

“ Semangat MTQ ini diharapakan dapat memacu pembangunan kepariwisataan Kota Pariaman yang islami, karena ini merupakan salah satu langkah motivator kita untuk pembenahan yang lebih baik lagi, baik sarana maupun prasarana,” harap Wako Pariaman.

Demi suksesnya acara ini, Mukhlis Rahman himbau kepada seluruh unsur masyarakat yang melihat gejolak-gejolak perilaku generasi muda yang melampaui batas di beberapa lokasi keramaian atau lokasi wisata untuk bersikap segera langsung menegur muda-mudi tersebut.

“ Jika tidak sanggup segera laporkan ke petugas Satpol-PP Kota Pariaman, jangan memposting ke jejaring sosial dan menyalahkan Pemkot Pariaman, karena menjaga lingkungan ini juga tugas kita bersama,” tukas Mukhlis.

Ditempat yang sama, Kakanwil Kemenag Sumbar diwakili Kabid Penerangan Agama Islam Zakat dan Wakaf, Maswar, dalam ulasannya mengemukakan pelaksanaan MTQ ke-37 di Kota Pariaman yang akan dilaksanakan ini berbeda dengan yang dilaksanakan sebelumnya.

Hal ini yang harus kita jelaskan dan koordinasikan langsung dengan kepanitiaan di tingkat Kota Pariaman agar sinkron dengan apa yang telah diprogramkan melalui kementerian Agama RI. Sambungnya.

“Untuk pertama kalinya di Sumatera Barat, kita akan menggunakan sistem e-MTQ dalam pendataan peserta kafilah MTQ. Artinya, kita akan coba berlakukan sistem intenet  secara online bersama Kantor Catatan Sipil dalam mendata kafilah dengan mencocokan domisili dan nomor identitas keluarga dengan tujuan memastikan para peserta MTQ ini memang betul-betul berasal dari 19 kota/kabupaten dalam Provinsi Sumatera Barat,” ungkap Maswar.

Hal ini dilakukan bertujuan sebagai upaya seleksi kafilah yang akan dikirim untuk mewakili Sumbar dalam MTQ tingkat Nasional. (Dodoyx)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *