Dede Suparman Beberkan Tentang Formas Sunda Ngumbara

Dede Suparman, Didampingi Aji Wirata Yuda Dan Surya, Saat Ditemui dan Memaparkan Tentang Formas Sunda Ngumbara

BATAM, Kepritoday.com – Dede Suparman yang di tunjuk sebagai koordinator Forum Komunikasi (Formas) Sunda Ngumbara di Kepulauan Riau oleh kesepakatan konggres Paguyuban Pasundan di Bali (12/2015), dalam paparannya kepada media Kepritoday.com menerangkan bahwa, Pertama saya ingin menyatukan persepsi orang sunda yang ada di pangumbaraan (perantauan), menyolidkan warga-warga sunda supaya kokoh, lebih bersatu.

Untuk program jangka pendek, seperti apa yang disampaikan oleh Gubernur Jawa Barat (Ahmad Heryawan ), apa yang kita besarkan disini orang sunda supaya loyal dan solid, paling tidak ada lapangan pekerjaan yang akan di berikan kepada masyarakat contohnya seperti pak gubernur sampaikan akan membantu tenaga kerja, skill untuk ternak ikan seperti budidaya ikan lele dan sebagainya. kata Dede.

“Dan saya sangat berterimakasih kepada gubernur jawa barat sudah merespon, jadi sunda ngumbara ini induknya adalah paguyuban pasundan, karena kita merasa orang perantauan, jadi kita sangat melirik menarik kalau sunda itu guyub, jadi apa yang disampaikan gubernur itu serasi,niatnya sama dengan saya,” kata Dede saat dijumpai di kediamannya di Anggrek Mas III Batam Center, Senin. (27/02/2017).

Terkait arahan gubernur jawa barat dalam sambutannya sewaktu pelantikan formas sunda ngumbara, minggu. (26/02/2017) tersebut, yang mengatakan formas sunda ngumbara diharapkan menjadi pelopor di bidang perikanan, Dede dalam hal ini merespon positif dan langkah awal nanti perajin-perajin orang sunda yang ada disini, yang punya kegiatan usaha di perikanan, mungkin saat ini banyak peternak lele, tapi untuk meningkatkan mutu dan kualitasnya akan di berikan ilmunya, bukan hanya ilmunya namun benih-benihnya pun juga akan diberikan.

“Mungkin dalam waktu seminggu ini ada berita akan dikirim tenaga ahlinya” terangnya.

Dede juga menambahkan,formas sunda ngumbara yang merupakan hasil kesepakatan dari munas pasundan di Bali niatnya seperti itu, kalau pasundan itu adalah pasunda-an yang lahir pada tahun 1913 lalu,jadi untuk sekarang sudah 113 tahun induk organisasi orang sunda (pasundan),sunda ngumbara dengan paguyuban pasundan mempunyai kekuatan, sinkronisasi dan itu ada di konggres dan itu ada ketua umum (Prof.Didi Turmuzi) disetujui cuma bukan susunan susundaan seperti organisasi pasundaan yang induk,dia organisasi koordinator, orang-orang sunda yang ada pangumbaraan (perantauan).

“Jadi saya ditunjuk sebagai koordinator formas sunda ngumbara dan nanti saya akan menunjuk teman-teman yang memiliki loyalitas dan ada waktu untuk mengurus formas ini, bukan hanya ingin ditunjuk sebagai ketua, bukan juga saya mau ditunjuk ini mungkin kepahaman belum ada,takut ada salahpaham saya ambil alih dulu. Karena saya mengikuti konggres di Bali bersama ketua umum paguyuban pasundan, dia sebagai pembina disitu,” Kata Dede.

“Harapan kita harus lebih erat dan kompak, dan itu tujuan sebenarnya, jadi ada pengarahan dari ketua-ketua, pembina yang contohnya seperti yang kemarin disampaikan gubernur, paling tidak kalau ada yang susah ya kita bantu, jadi harus ada koneksitas dari hulu hingga ke hilir,”paparnya.

Mudah-mudahan formas sunda ngumbara sesuai cita-cita, berjalan dengan baik,dan semua program bisa terwujud,jadi ini tinggal kesepakatan,kekompakkan lingkungan yang ada di kepri,mungkin kan formas belum diketahui semua orang sunda,masyarakat sunda disini,kepada teman-teman yang sudah dilantik kemarin untuk mensosialisasikan tentang keberadaan formas sunda ngumbara tersebut. Jelas Dede, menutup pembicaraan. (Andri).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *